Berkhidmat Kepada Umat Berbakti Kepada Negeri, Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia
Tampilkan postingan dengan label SOSIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOSIAL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2026

Lazisnu MWCNU Pacet Peduli Pendidikan Kadernya

 


Graha Warta, Mojokerto-Pagi ini NU Care Lazisnu MWCNU Pacet berkesempatan mengunjungi SMK Pacet yang letaknya bersebelahan dengan Graha NU Pacet. Bukan hanya silaturrahmi biasa tetapi ada agenda khusus yang ingin disampaikan. 

Pengurus yang hadir mewakili Lazisnu adalah ibu Siti Azizah, bendahara Lazisnu dan ustadz Agus Santoso, ketua MWCNU Pacet. Sementara itu melalui kontak langsung ketua Lazisnu bapak Malkan yang sedianya ikut hadir izin dikarenakan ada kepentingan mendadak.

Beliau berdua diterima oleh guru dan staf Sekolah. Menurut salah satu guru, ibu Ani Mahfudhoh mengatakan bapak kepala SMK, bapak Junaidi sedang ada kegiatan dengan kacabdin pendidikan kabupaten Mojokerto di Surabaya.

Setelah bersilaturrahmi lebaran, bendahara Lazisnu menyampaikan bahwa tujuan utama datang ke SMK Pacet adalah untuk membantu menyelesaikan tunggakan keuangan salah satu murid yang bernama Ariyanto yang saat ini duduk di kelas XII.

Siswa ini merupakan kader IPNU Kecamatan Pacet yang memperoleh prioritas bantuan pendidikan dari Lazisnu MWCNU Pacet karena dedikasinya di organisasi dan sedang mengalami hambatan biaya sekolah. Disamping ibunya sudah meninggal dunia, ayahnya juga sudah tua dan sering sakit sakitan.

Menurut laporan ketua IPNU dan IPNU Kecamatan Pacet, Ariyanto selama ini Nyambi bekerja untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya, termasuk berusaha melunasi biaya pendidikan akhir tahun sebelum ujian dilaksanakan pekan depan. Sabtu kemarin tim Lazisnu berkesempatan kroscek langsung ke rumah Ariyanto dan diterima oleh ayahnya.

Melihat kondisi ini Lazisnu MWCNU Pacet memutuskan memberikan bantuan pendidikan berupa pelunasan seluruh tunggakannya yang mencapai Rp. 2.710.000. 

Setelah proses pelunasan, pihak sekolah menyampaikan terima kasih yang mendalam atas  kepedulian Lazisnu, begitu pula Ariyanto. Wajahnya tampak bahagia karena sudah tidak kepikiran lagi membayar tunggakan sekolah sehingga ia dapat fokus belajar untuk ujian Senin depan. (@gussant)

Senin, 13 Desember 2021

Peduli Korban Erupsi Semeru, LP Maarif NU-Lazisnu MWCNU Pacet Galang Donasi

 

Graha NU Pacet-Mojokerto, Menindaklanjuti seruan LP Maarif NU dan Lazisnu PCNU kabupaten Mojokerto  terkait penggalangan dana untuk korban erupsi Semeru, LP Maarif NU-Lazisnu MWCNU Pacet kembali mengadakan rangkaian kegiatan galang dana sosial.

Program itu dimulai dengan penggalangan dana melalui Musyker MWCNU Pacet (5/12/2021), galang dana dari pengguna jalan disekitar bunderan Pacet (12/12/2021), melalui lembaga MI se kecamatan Pacet (13/12/2021) dan UPZIS ranting NU. 

Ketua Lazisnu MWCNU Pacet, Nur Rohim membeberkan bahwa penggalangan dana sosial ini seyogyanya dapat disempuyung oleh semua elemen NU di kecamatan Pacet. 

Menurut H Tarwi EW selaku ketua LP Maarif MWCNU Pacet mengatakan bahwa semua dana yang terkumpul nantinya akan dikirim ke PCNU. Selanjutnya PCNU Mojokerto akan menyalurkan secara langsung ke lokasi bencana di Lumajang. Tentunya tetap berkoordinasi dengan PW Lazisnu dan PCNU kabupaten Lumajang. 

Berikut beberapa foto kegiatan yang berhasil kami himpun..








Rabu, 10 November 2021

Rakor Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Di Kecamatan Pacet

Warta Graha NU Pacet-Mojokerto, Dalam upaya menanggulangi bencana, camat Pacet mengadakan rapat koordinasi kesiapsiagaan penanggulangan bencana di pendopo kecamatan Pacet, Rabu 10/11/2021.
Rapat koordinasi itu dihadiri oleh forkopimcam pacet, dinas bina marga kabupaten, dinas pengairan, relawan kebencanaan, MWCNU dan Ansor kecamatan Pacet serta kepala desa se kecamatan Pacet dan beberapa unsur lainnya.
Camat Pacet H. Abd Malik, MM menginisiasi rakor ini dengan tujuan agar mengetahui situasi kondisi terkini wilayah pacet terutama yang rawan bencana. Selanjutnya merumuskan program tindakan yang diperlukan.
Dari beberapa laporan dan pantauan diketahui bahwa di Pacet sudah terbentuk tiga desa tanggap bencana yaitu Padusan, Pacet dan Kemiri. Tiga desa itu merupakan daerah aliran sungai kromong yang tahun 2004 lalu sempat mengalami banjir bandang. Dampaknya bukan hanya di kecamatan Pacet tetapi sampai ke kecamatan Gondang, Jatirejo, Sooko dan kota Mojokerto.
Belajar dari kejadian tersebut forum rapat koordinasi mengusulkan agar mulai ada peninjauan, pemantauan, dan penanganan dini terkait kesiapan kebencanaan bagi dinas yang terkait. Terutama kebersihan sungai dari sampah dan bangunan liar. Termasuk penertiban bangunan liar di pinggir jalan atau yang tidak sesuai dengan tata ruang. 
Secara umum, kepala desa sudah siap dan tanggap bila sewaktu waktu terjadi bencana. (Gus)

Minggu, 22 November 2020

Musim Penghujan Tiba, Lazisnu MWCNU Pacet Adakan Bedah Rumah

 

Graha NU Pacet-Musim penghujan tiba Lazisnu MWCNU Pacet adakan bedah rumah warga yang atap rumahnya sudah memprihatinkan, Ahad 22 November 2020.

Warga yang mendapat kesempatan itu adalah ibu Sumiarsih, seorang janda yang tinggal di dusun Paras RT 02 RW 01 desa Kembangbelor Kecamatan Pacet Mojokerto. "Kebetulan kondisi atap rumahnya memang mengkhawatirkan dan ditakutkan ambruk. Terutama di musim penghujan ini", papar Moh Malkan, M.Pd.I selaku ketua Lazisnu.

Sementara itu ust Sanwsni, M.Pd.I selaku Rais Ranting NU Kembangbelor mengatakan rasa syukurnya atas kegiatan ini. Dari kepekaan ranting kemudian didukung MWCNU dan Banom akhirnya bedah rumah dapat dilaksanakan. Masyarakatpun ikut mendukung.

Dalam melaksanakan bedah rumah, Lazisnu MWCNU Pacet bekerja sama dengan Lazisnu Ranting NU desa Kembangbelor, pemerintah desa dan tentunya warga sekitar lokasi.

Dalam sambutannya, kepala Desa Kembangbelor mengucapkan terima kasih kepada NU secara keseluruhan yang sudah beberapa kali mengadakan bakti sosial di desa Kembangbelor tahun 2020 ini.

"Saya sangat bangga bahwa program sosial ini murni dari NU dan tidak melibatkan unsur politik yang sekarang sedang bergulir. Ini luar biasa". Terang kades muda tersebut. 

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus MWCNU Pacet, Ranting NU, Lazisnu, Fatayat-Muslimat NU dan Ansor-Banser. Secara bergotong royong mereka merenovasi atap rumah ibu Sumiarsih dibantu masyarakat sekitar. (Agus sekr)



Selasa, 19 Mei 2020

Indahnya Berbagi Bersama Ranting NU Kembangbelor Pacet





Masyarakat Desa Kembangbelor Pacet merasa terbantu karena mendapat bantuan sembako dari pengurus Ranting NU Kembang belor.

Gerakan sosial ini dimotori oleh pengurus ranting NU,Lazisnu  Kembangbelor bersama umaro / pemerintah desa dalam menyikapi kondisi perekonomian warganya dibulan Ramadhan.

Bantuan yang di berikan berupa sembako dan uang tunai . dana  bersumber dari para agniya dan donatur masyarakat desa kembang belor. Juga tak lupa andil koin NU desa kembangbelor yang di prakarsai Lazisnu Desa Kembangbelor.

Dari para donatur dan koin NU dapat dibelikan 60 paket sembako dan uang tunai.

Bapak kepala desa kb. Belor dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih banyak atau kepeduliannya pengurus NU dan Lazisnu terhadap warganya. Harapan beliau semua program yg bagus ini bisa di lanjutkan tahun yang akan datang.

Salah satu Tim koin NU Ibu nyai Saodah, mengatakan, pengurus ranting NU dan tim koin NU   ingin yang ikut andil dalam membantu warga kurang mampu terutama untuk mencari keberkahan di bulan ramadhan ini dengan slogan Idahnya berbagi untuk mencari ridho ilahi. (Kontributor : Sanwani)

Minggu, 17 Mei 2020

Anak Ranting NU Sumbersuko Pacet Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu


Graha NU Pacet-Sedikitnya 41 warga kurang mampu dusun Sumbersuko desa Sumberkembar Pacet merasa terbantu karena mendapat bantuan sembako dari pengurus Anak RantingNU Sumbersuko.

Gerakan sosial ini diinisiasi oleh pengurus anak ranting NU Sumbersuko Sumberkembar dan elemenya untuk menyikapi kondisi perekonomian warga dusunnya dibulan Ramadhan. Apalagi di tengah wabah pandemi virus corona.

Bantuan sembako tersebut dananya bersumber dari iuran koin NU dusun Sumbersuko dan sebagian dari zakat mal salah satu warga. 

Dari dana koin NU dapat dibelikan 30 paket sembako. Sementara zakat mal salah satu warga dirupakan 11 paket sembako. 

Salah satu Tim koin NU Sumbersuko, Moh Syafii mengatakan, pengurus anak ranting NU dan tim koin NU Sumbersuko  ingin ikut andil dalam membantu warga kurang mampu terutama untuk mencari keberkahan di bulan ramadhan ini dengan slogan Dari NU, oleh NU dan Untuk NU. (Agus sekr)

Rabu, 06 Mei 2020

Peduli Warga Terdampak Covid19, Ranting NU Padusan Bagi Sembako




Mojokerto, Graha NU Pacet - Terdampaknya kesejahteraan warga di tengah merebaknya dampak covid19, membuat pengurus ranting NU desa Padusan Pacet  ikut peduli dengan membagikan paket sembako, Rabu 6 Mei 2020 tadi pagi.

Sebanyak 64 paket sembako didistribusikan kepada warga desa Padusan yang ikut merasakan dampak merebaknya virus corona. Padusan merupakan kawasan wisata yang sejak akhir maret lalu telah ditutup kegiatan wisatanya. Secara otomatis para pedagang maupun pelaku usaha lainnya tidak bisa lagi operasi di sana. Padahal itu adalah ladang usaha yang selama ini menjadi tumpuan hidup.

Bagi pedagang kecil di warung warung, kaki lima, juru parkir, jasa cuci mobil dan lain lain situasi ini sangat merugikan. Mereka harus bekerja keras memeras otak agar tetap punya penghasilan demi kelangsungan hidup keluarganya.

Apalagi di bulan suci Ramadhan ini, kebutuhan keluarga semakin besar. Sementara usaha perdagangan di kawasan wisata Padusan belum ada tanda tanda dibuka kembali.

Situasi inilah yang menggerakkan pengurus ranting NU desa Padusan didukung Muslimat, Fatayat dan Ansor tergerak membantu dengan membagikan paket sembako 5 kg beras, 2 kg gula, 2 liter minyak dan mie instan.

Paket sembako tersebut dananya diambilkan dari donasi warga setempat melalui kotak infaq NU dan infaq para aghniya'.

Sujono, selaku ketua ranting NU Padusan berharap, dengan usaha ini bisa sedikit meringankan beban warga terdampak covid19, menumbuhkan kecintaan kepada NU dan menguatnya rasa kepedulian masyarakat agar menghadapi musibah ini dengan kebersamaan.

Sementara itu ketua MWNU Pacet, H M Yusuf ketika dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, agar gebrakan ranting NU Padusan ini dapat berlanjut dan dapat ditiru oleh ranting ranting yang lain. (Agus sekr)

Posko MWCNU Pacet Peduli Covid-19 Bagikan Sembako

Mojokerto, Graha NU Pacet - Dalam upaya ikut meringankan beban warga terdampak covid19 di kecamatan Pacet, Posko MWCNU Pacet peduli covid19 pagi tadi, Rabu 6 Mei 2020 membagikan sembako ke sejumlah ranting/desa.

Tasharruf sembako ditujukan ke 170 warga terdampak di 17 ranting sebagai upaya lanjutan santunan sembako yang dilakukan PCNU Mojokerto beberapa pekan yang lalu.

Selain sembako, penerima juga diberikan masker agar dipakai sebagai upaya memutus sebaran covid19.

Tim posko yang terdiri dari pengurus MWCNU Pacet dan lembaga serta pengurus Banom tersebut bergerak menuju ranting sekitar pukul 08.30. Tim terbagi menjadi empat sesuai wilayah distribusi. Dengan arahan pengurus ranting mereka langsung menuju ke rumah warga yang sudah terdata sebagai penerima paket sembako.

Selain itu tim Posko juga membagikan hand sanitizer ke 87 masjid di kecamatan Pacet dan 33 musholla dengan volume 1,5 liter per botol.


Wakil ketua tim, Mujiburrohman mengatakan bahwa Kegiatan bagi sembako ini merupakan tahap pertama dan insyaa Allah akan disusul dengan santunan tahap berikutnya.

Mudah mudahan gerakan ini dapat berlanjut dan akan menjadi program stimulan sosial lainnya Pengurus MWCNU Pacet dan seluruh elemennya di masa mendatang. (Agus sekr)

Senin, 30 September 2019

Kepedulian NU Harapan Umat


Musibah memang dapat menimpa siapa saja termasuk pak Khusnan. Pria asal dsn Ngeprih Pacet Selatan ini mendapati anaknya, Riski jatuh dari tangga ketika sang ayah sedang bekerja.

Ceritanya berawal ketika Pak Khusnan diminta sang tetangga membetulkan atap rumahnya tiba tiba tanpa sepengetahuan sang anak ikut memanjat tangga. Tiba tiba terdengar suara benda jatuh. Ketika dilihat ternyata Riski,anaknya sudah terkapar pingsan di tanah dengan luka di kepala.

Pak Khusnan kemudian membawa anaknya ke puskesmas Pacet. Setelah beberapa saat ternyata Riski muntah dan kondisinya tidak membaik. Maka atas saran pihak puskesmas Riski dibawa ke RSI Sakinah Mojokerto.

Riski kemudian harus menjalani operasi di kepala dengan jumlah jahitan yang cukup banyak. Alhamdulillah operasi berjalan lancar. Persoalan kemudian muncul ketika pk Khusnan harus segera membayar biaya operasi sebesar 23 juta. Ia bingung mencari uang kemana. Ada niatan untuk menjual rumah agar segera mendapatkan uang.

Akhirnya dengan terbata bata ia mengatakan bahwa biaya operasi akan dibayar setelah rumahnya terjual. Mendengar keadaan ini petugas rumah sakit milik PCNU  Mojokerto ini kemudian berkordinasi dengan pengurus NU agar dapat membantu meringankan biayanya.

Tanpa menunggu lama, sang dokter ahli bedah yang menangani operasi Riski kmudian membebaskan biaya yang seharusnya ia terima selaku dokter bedah sebesar 9 juta rupiah. Bahkan asisten dokternya juga tidak meminta biaya operasi sebesar 3 juta rupiah.

Kabar ini kemudian dikordinasikan dengan pihak Lazisnu agar dibuatkan daftar donasi untuk membantu pak khusnan. 

Jumat, 25 Januari 2019

Pemuda NU Pacet Mojokerto Bantu Korban Longsor

Pacet, 25 Januari 2019

Beberapa pimpinan PAC Ansor, IPNU IPPNU kecamatan Pacet Mojokerto yang mengatasnakan Pemuda NU Pacet mendatangi bpk Ihsan, salah satu korban longsor di dusun karangan desa Kesiman tengah kecamatan Pacet.
Bantuan sebesar Rp 1.000.000 itu diserahkan oleh ketua GP Ansor kecamatan Pacet secara langsung kepada yang bersangkutan usai mengikuti rapim di graha NU Pacet.
Uang bantuan tersebut merupakan bagian dari hasil kegiatan penggalangan dana untuk tsunami Selat Sunda. Karena Jumat pekan lalu juga terjadi bencana di wilayah Pacet, maka uang hasil penggalan dana sebesar 8 juta diambil 1 juta untuk korban longsor tersebut. Sedangkan sisanya sebanyak 7 juta telah dikirimkan ke Banten-Lampung untuk para korban tsunami. (Sekretaris MWCNU Pacet)

Sabtu, 19 Januari 2019

IPNU IPPNU Dan GP Ansor Pacet Mojokerto Galang Dana Untuk Korban Tsunami Selat Sunda



Pacet, 19 Januari 2019
Untuk membantu meringankan penderitaan korban bencana tsunami Selat Sunda, para aktifis IPNU IPPNU dan GP Ansor kecamatan Pacet menggalang dana di beberapa lokasi di Kota wisata Pacet.
Mereka turun ke jalan dan tempat publik dan mengajak para pengguna jalan untuk ikut berinfaq. Salah satu aktifis senior MWCNU Pacet yang selalu mensupport dan mendampingi kegiatan sosial semacam ini adalah Bp Muhammad Fadlan, SE. Aktifis enerjik ini adalah ketua Lakpesdam MWCNU Pacet.
Mereka mengawali kegiatan pada siang hari sampai petang. Sedangkan pada malam hari dilanjutkan oleh teman teman GP Ansor kecamatan Pacet.
Kegiatan semacam ini sudah beberapa kali dijalankan ketika terjadi bencana alam di beberapa daerah di Indonesia. Misalnya untuk korban bencana banjir di Pacitan, gempa dan tsunami Lombok, Palu-Donggala dan bencana alam lokal di sekitar Mojokerto.
Semoga kegiatan ini tetap istiqomah sebagai wujud kepedulian NU untuk masyarakat dan bangsa. Aamiin (agus s)