Berkhidmat Kepada Umat Berbakti Kepada Negeri, Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia

Jumat, 01 Mei 2026

Kajian Aswaja NU Pacet : Meneladani Khulafaur Rosyidin



Graha Warta NU Pacet- NU merupakan lembaga keagamaan yang mementingkan pendidikan dan peningkatan pengetahuan jamaahnya. Diantaranya terkait kajian ahlussunnah wal jamaah sebagai landasan pemikiran berjam'iyah. Yaitu kajian sanad keilmuan dan Sunnah yang bersumber dari Rosululloh dan diteruskan oleh para sahabat, tabiin dan generasi seterusnya secara berkelanjutan.
eh 
Meskipun kajian ini terasa berat, pengurus NU masih banyak yang Istiqomah mengikutinya. Kali ini kajian diasuh oleh KH Iskandar Munir dan KH Khotibul Umam. (@goest)

 

 

Selasa, 28 April 2026

Warga NU Lereng Gunung Welirang Pacet Ziarahi Mbah Ud

 


Graha Warta Pacet, Memasuki pemberangkatan ziarah NU yang ke tiga bulan April 2026, panitia ziarah memberangkatkan jamaah sebanyak tiga bis dari warga NU sekitar wisata air panas Pacet. Yaitu warga dusun Sembung dan Padusan.

Menurut salah satu imam ziarah, Gus Khotibul Umam, jamaah dari Padusan merupakan jamaah khusus yang pemberangkatannya tidak sama dengan desa lain. "Mereka bisanya di hari selain Sabtu dan Ahad, karena hari Sabtu dan Ahad itu waktu terbaik mereka berjualan di area wisata padusan", jelasnya.

KH Suyadi Tamsir yang merupakan ketua panitia ziarah menambahkan, bahwa setiap tahun warga NU disekitar area wisata Air panas selalu rutin mengikuti ziarah yang diselenggarakan MWCNU Pacet. "Terkadang sampai empat bis", imbuhnya. (@goest)






Sabtu, 18 April 2026

Tim Mini Soccer IPNU Pacet Siap Bersaing di Kompetisi Tingkat Kabupaten


Graha Warta Pacet-Sejumlah pemuda IPNU dari kecamatan Pacet Mojokerto siap mengikuti kompetisi sepak bola yang diselenggarakan oleh PC IPNU Kabupaten Mojokerto tahun 2026.

Tim yang berseragam hitam berwarna ini mengawali kompetisi pada hari Jumat, 17 April 2026. Ketua IPNU kecamatan Pacet, Moh Zainuddin selaku penanggung jawab tim menegaskan bahwa kompetisi ini sudah sifatnya wajib bagi setiap PAC untuk mengikutinya.

Tim lereng gunung Welirang ini tidak muluk muluk dalam menargetkan juara. Zainuddin menyatakan akan berjuang semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan tim, karena minimnya latihan bersama. Sehingga apapun hasilnya akan diterima dengan legawa. 

Ia menambahkan bahwa semangat berjuang dalam kebersamaan inilah yang lebih penting, sebagai motivasi untuk khidmat dalam Nahdlatul Ulama melalui IPNU. (@gustSan)

 

Jumat, 17 April 2026

Menjelang Pelaksanaan Ziarah Akbar 2026, MWCNU Pacet Menggelar TM untuk Memantapkan Pelayanan Jamaah

 


Graha Warta Pacet-Menjelang dilaksanakannya ziarah Akbar tahun 2026, MWCNU Pacet bersama panitia ziarah mengundang calon koordinator pendamping jamaah dalam rapat tehnical meeting di Graha MWCNU PACET, Jumat 17 April 2026. 

Tujuan ziarah MWCNU Pacet tahun ini adalah makam KH Abdul Hamid Pasuruan, KH Sholeh Semendi, rihlah ke pantai Bohay Probolinggo dan ziarah ke makam KH Ali Masud (Mbah Ud) Pegerwojo Buduran Sidoarjo.

Program ziarah yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini termasuk salah satu program kolosal MWCNU Pacet yang diikuti oleh ribuan warga. Hanya sebagian kecil MWCNU di Jawa Timur yang bisa melaksanakan ziarah semacam dengan tatanan yang rapi, terpadu dan terorganisir.

Menurut keterangan ketua panitia ziarah, KH Suyadi Tamsir, ziarah tahun ini akan diikuti sekitar 35 bus yang tersebar di seluruh ranting NU sekecamatan Pacet. Jika dihitung per kursi maka ziarah NU ini setidaknya diikuti oleh sekitar 1.200 jamaah. Sedangkan koordinator pendamping satu dan dua berjumlah 60 kyai/ustadz.



Ustadz Agus Santoso selaku ketua MWCNU Pacet menyampaikan ribuan terima kasih atas perjuangan panitia, pengurus NU dan Badan Otonom atas capaian ini. Beliau berharap agar arahan dari Rais MWCNU Pacet, KH Abdul Jamil dan ketua panitia dapat dilaksanakan oleh koordinator pendamping dengan baik agar ziarah berjalan sukses.

Ziarah Akbar tahun ini diawali dengan pemberangkatan jamaah dari Pacet Ledok pada tgl 14 April 2026 kemarin. Tujuh bus Rombongan selanjutnya berangkat pada tgl 19 April 2026. Dua hari berselang, berangkat tiga bus dari jamaah khusus di kawasan air panas Pacet.

Selanjutnya sepuluh bus akan berangkat pada tgl 3 Mei 2026. Dan rombongan terakhir sebanyak empat bus diberangkatkan pada tgl 10 Mei 2026. Setelah teknis pemberangkatan dan pelayanan disampaikan, panitia membagikan buku panduan ziarah dan akomodasi setiap bus kepada koordinator satu.

KH Suyadi selaku ketua panitia berharap agar grup wa koordinator dijadikan pedoman utama dalam koordinasi setiap tahap ziarah dan mematuhi instruksi atau arahan panitia. (@gussant)


Jumat, 10 April 2026

Lazisnu MWCNU Pacet Peduli Pendidikan Kadernya

 


Graha Warta, Mojokerto-Pagi ini NU Care Lazisnu MWCNU Pacet berkesempatan mengunjungi SMK Pacet yang letaknya bersebelahan dengan Graha NU Pacet. Bukan hanya silaturrahmi biasa tetapi ada agenda khusus yang ingin disampaikan. 

Pengurus yang hadir mewakili Lazisnu adalah ibu Siti Azizah, bendahara Lazisnu dan ustadz Agus Santoso, ketua MWCNU Pacet. Sementara itu melalui kontak langsung ketua Lazisnu bapak Malkan yang sedianya ikut hadir izin dikarenakan ada kepentingan mendadak.

Beliau berdua diterima oleh guru dan staf Sekolah. Menurut salah satu guru, ibu Ani Mahfudhoh mengatakan bapak kepala SMK, bapak Junaidi sedang ada kegiatan dengan kacabdin pendidikan kabupaten Mojokerto di Surabaya.

Setelah bersilaturrahmi lebaran, bendahara Lazisnu menyampaikan bahwa tujuan utama datang ke SMK Pacet adalah untuk membantu menyelesaikan tunggakan keuangan salah satu murid yang bernama Ariyanto yang saat ini duduk di kelas XII.

Siswa ini merupakan kader IPNU Kecamatan Pacet yang memperoleh prioritas bantuan pendidikan dari Lazisnu MWCNU Pacet karena dedikasinya di organisasi dan sedang mengalami hambatan biaya sekolah. Disamping ibunya sudah meninggal dunia, ayahnya juga sudah tua dan sering sakit sakitan.

Menurut laporan ketua IPNU dan IPNU Kecamatan Pacet, Ariyanto selama ini Nyambi bekerja untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya, termasuk berusaha melunasi biaya pendidikan akhir tahun sebelum ujian dilaksanakan pekan depan. Sabtu kemarin tim Lazisnu berkesempatan kroscek langsung ke rumah Ariyanto dan diterima oleh ayahnya.

Melihat kondisi ini Lazisnu MWCNU Pacet memutuskan memberikan bantuan pendidikan berupa pelunasan seluruh tunggakannya yang mencapai Rp. 2.710.000. 

Setelah proses pelunasan, pihak sekolah menyampaikan terima kasih yang mendalam atas  kepedulian Lazisnu, begitu pula Ariyanto. Wajahnya tampak bahagia karena sudah tidak kepikiran lagi membayar tunggakan sekolah sehingga ia dapat fokus belajar untuk ujian Senin depan. (@gussant)